Terbuka di tab baru
Teknologi

Belajar Coding di Pesantren: Awal yang Tidak Kusangka

Oleh suarasantri•Okt 25, 2026
Teknologi

Awalnya aku pikir coding hanya untuk orang-orang yang sangat pintar matematika. Ternyata anggapanku salah besar. Di kelas ekstrakurikuler komputer, kami belajar menulis kode sederhana untuk pertama kalinya.

Rasanya seperti belajar bahasa baru. Awalnya bingung, banyak istilah asing, dan sering salah. Tapi ketika kode pertamaku berhasil menampilkan sesuatu di layar, ada rasa senang yang tidak bisa dijelaskan.

Belajar dari kesalahan

Pelajaran terbesar dari coding justru bukan soal komputer, melainkan soal kesabaran. Setiap error adalah tantangan untuk dipahami, bukan alasan untuk menyerah.

Siapa sangka, dari pesantren juga bisa lahir santri yang melek teknologi. Aku berharap kelak bisa membuat sesuatu yang bermanfaat untuk sekolah dan masyarakat.

Tentang Penulis

suarasantri

Redaksi Santri MIQ — ruang karya tulis santri MIQ Al Hikam. Berisi esai, cerpen, puisi, resensi, liputan kegiatan, dan renungan dari para santri.